Dukcapil Jayawijaya Perkuat Sinergi Data Kependudukan untuk Mendukung Program OPD
WAMENA - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Jayawijaya memperkuat tata kelola informasi administrasi kependudukan dan pemanfaatan data bersama organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mendukung program serta pelayanan kepada masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan sosialisasi pengelolaan informasi administrasi kependudukan dan kerja sama pemanfaatan data kependudukan di Ruang Rapat Sekertariat daerah Kabupaten Jayawijaya, Kamis (27/8/2026).
Plt. Kepala Dinas Dukcapil Jayawijaya, Yohanes P. Lany, mengatakan data kependudukan menjadi salah satu dasar penting bagi OPD dalam menjalankan berbagai program, termasuk pendidikan, kesehatan, bantuan sosial dan ketahanan pangan.

Plt. Kepala Dinas Dukcapil Jayawijaya, Yohanes P. Lany
Foto : Kominfo Jayawijaya
“Dukcapil ini sebagai sumber data untuk seluruh OPD yang ada di Kabupaten Jayawijaya. Karena itu, penting bagi kita untuk satu data,” ujarnya.
Ia berharap setelah sosialisasi, OPD terkait dapat memanfaatkan data Dukcapil sebagai data penunjang sehingga pelaksanaan program pemerintah lebih tepat sasaran.
Dukcapil juga terus mendorong digitalisasi pelayanan administrasi kependudukan. Namun, keterbatasan jaringan internet di sejumlah wilayah masih menjadi kendala. Masyarakat yang telah menggunakan telepon Android dapat dibantu mengakses aplikasi layanan administrasi kependudukan, sementara pelayanan langsung di kantor tetap tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dukcapil Jayawijaya juga terus mendorong pendataan Orang Asli Papua (OAP). Proses tersebut belum maksimal karena kondisi keamanan di sejumlah wilayah membatasi petugas untuk turun ke distrik.
Pendataan kembali digenjot sejak Juni dan Juli 2026 setelah adanya instruksi pemerintah provinsi. Data sementara tercatat sekitar 8.000 orang dan mencakup OAP dari berbagai wilayah yang berdomisili di Jayawijaya.
“Apabila keadaan mulai membaik, kami bisa turun melakukan pendataan sehingga mencapai angka sesuai target,” katanya.

Sosialisasi Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Kerja Sama Pemanfaatan Data Kependudukan
Foto : Kominfo Jayawijaya
Sementara itu, data kependudukan terbaru menunjukkan jumlah penduduk Jayawijaya pada semester pertama 2026 bertambah sekitar 3.111 jiwa. Pertumbuhan tersebut dinilai berkaitan dengan posisi Wamena sebagai pusat jasa, pendidikan dan kesehatan di Papua Pegunungan serta meningkatnya mobilitas masyarakat seiring hadirnya Daerah Otonomi Baru (DOB).
Dukcapil menegaskan pemutakhiran data menjadi penting untuk mendukung perencanaan pembangunan dan memastikan berbagai program pemerintah dapat menyasar masyarakat secara tepat.
“Data Dukcapil harus menjadi data penunjang bagi OPD. Dengan data yang akurat, program pemerintah dapat lebih tepat sasaran dan pelayanan kepada masyarakat juga dapat berjalan lebih baik,” pungkasnya. (Agris Wistrijaya/Martina Matuan)