Dinas Kominfo Jayawijaya Raih Penghargaan Agen Perubahan Klinik Pemdi Terbaik dari Kemkomdigi
WAMENA - Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jayawijaya, Imanuel Herman Medlama, S.STP, berhasil meraih penghargaan sebagai Pemenang Utama (Terbaik I) Kategori Agen Perubahan Klinik Pemerintah Digital (Pemdi) Terbaik dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).

Plt. Kadis Kominfo Kabupaten Jayawijaya Imanuel Herman Medlama, S.STP saat di temui di ruang kerjanya, Kamis 27 Agustus 2026
Foto : Kominfo Jayawijaya
Penghargaan tersebut diumumkan dalam acara Penganugerahan dan Sharing Session dalam rangka memperingati satu tahun Klinik Pemerintah Digital, yang diselenggarakan secara daring oleh Kemkomdigi.
Imanuel menilai penghargaan tersebut menjadi sebuah apresiasi luar biasa, terlebih di tengah keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dan efisiensi anggaran yang dilakukan Pemerintah.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, jajaran Diskominfo, serta seluruh pihak yang telah memberikan ruang dan dukungan sehingga pihaknya dapat menjalankan dan mengembangkan tugas-tugas Kominfo di Kabupaten Jayawijaya.
“Dengan keterbatasan sumber daya manusia yang ada di dinas dan efisiensi anggaran pemerintah yang besar-besaran, kami menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh jajaran yang sudah memberikan ruang kepada kami untuk menjalankan dan mengembangkan tugas fungsi Kominfo di Kabupaten Jayawijaya,” ujar Plt. Kadis Kominfo.
Menurutnya, keberadaan Klinik Pemerintah Digital yang dikembangkan Kemkomdigi sangat membantu pemerintah daerah dalam menjawab berbagai persoalan di bidang informasi, komunikasi, statistik, persandian, hingga penguatan keamanan siber.
Ia menjelaskan, berbagai persoalan digitalisasi pemerintahan yang dihadapi daerah cukup kompleks dan dinamis, mulai dari aplikasi yang belum berjalan optimal hingga persoalan keamanan terhadap sejumlah sistem dan aplikasi pemerintah.
“Dengan klinik ini sangat membantu kami untuk berkolaborasi dan bagaimana mengembangkan setiap sumber daya kami yang terbatas untuk menjawab tantangan-tantangan yang ada,” katanya.

3 Pemenang agen perubahan klinik terbaik
Foto : Kominfo Jayawijaya
Plt. Kadis Kominfo menyebutkan sejumlah progres digitalisasi yang telah dilakukan Pemkab Jayawijaya, di antaranya penerapan absensi elektronik, pemasangan CCTV di sejumlah area pemerintahan, serta pengembangan dan optimalisasi website Pemerintah Kabupaten Jayawijaya.
Selain itu, Diskominfo juga tengah melakukan penataan terhadap berbagai aplikasi yang selama ini digunakan oleh organisasi perangkat daerah (OPD), sehingga pemanfaatannya dapat lebih tertib, efektif, dan terintegrasi.
“Kami juga sedang berupaya agar setiap tenaga IT yang ada dapat disiapkan untuk membantu mendukung setiap program di OPD, sehingga ke depan dapat terkoneksi dengan baik dalam satu sistem yang menjadi komando dari Dinas Kominfo,” jelasnya.
**Siapkan Dashboard Layanan Digital Terintegrasi**
Ke depan, Diskominfo Jayawijaya akan mendorong penguatan integrasi layanan digital pemerintahan. Salah satu langkah jangka pendek yang sedang disiapkan adalah pembangunan dashboard utama layanan digital di Diskominfo.
Dashboard tersebut nantinya diharapkan dapat mengintegrasikan berbagai layanan dan informasi dari sejumlah OPD, termasuk program yang berkaitan dengan Bappeda, pelayanan keuangan yang dikelola BPKD, optimalisasi pajak, pelayanan kesehatan, serta berbagai layanan publik lainnya.
“Dalam jangka pendek kami akan menyiapkan dashboard utama secara mini di Dinas Kominfo untuk menyatukan beberapa layanan informasi. Pelayanan yang ada di Bappeda, BPKD, pelayanan kesehatan dan layanan lainnya akan kami coba siapkan dalam satu dashboard pelayanan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab Jayawijaya untuk mengoptimalkan berbagai subindikator dalam sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE), yang kini terus diarahkan menuju pemerintahan digital.
Imanuel juga mengapresiasi perhatian dan pendampingan dari Kemkomdigi, termasuk proses asesmen serta koordinasi yang telah dilakukan. Menurutnya, keaktifan pemerintah daerah dalam berkonsultasi dan berkoordinasi turut membantu percepatan transformasi digital di Jayawijaya.
“Apresiasi ini merupakan bentuk keseluruhan dari Pemda Kabupaten Jayawijaya, dalam hal ini Dinas Kominfo, untuk bagaimana mengoptimalkan setiap subindikator instansi dan dinas yang terkait dalam sistem pemerintahan berbasis elektronik,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Imanuel turut menyampaikan terima kasih kepada insan media yang selama ini mendukung pemerintah daerah melalui pemberitaan berbagai program dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami menyampaikan banyak terima kasih kepada teman-teman media yang luar biasa selalu mendukung kami. Apresiasi ini sendiri tidak terlepas dari dukungan teman-teman media untuk meng-cover, mengikuti dan memberitakan informasi kinerja pelayanan yang kami lakukan,” katanya.
Ia berharap sinergi antara Pemkab Jayawijaya, Diskominfo dan insan media dapat terus diperkuat, sehingga berbagai perkembangan pembangunan dan pelayanan pemerintah dapat tersampaikan kepada masyarakat secara baik dan transparan.
**Tiga Pemenang Agen Perubahan Klinik Pemdi**
Dalam penghargaan Kategori Agen Perubahan Klinik Pemdi Terbaik, Kemkomdigi menetapkan tiga pemenang, yakni:
1. Terbaik I: Imanuel Herman Medlama, S.STP - Plt. Kepala Diskominfo Kabupaten Jayawijaya.
2. Terbaik II: dr. Anik Sakinah, M.Si - Kepala Diskominfo Kabupaten Lebak.
3. Terbaik III: Sutego, S.T - Kepala Diskominfo Kabupaten Halmahera Selatan.
Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat kolaborasi, inovasi, serta pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang inklusif. (Agris Wistrijaya/Martina Matuan)