Pemkab Jayawijaya Distribusikan 976 Ton Beras ke 40 Distrik
WAMENA - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat di 40 distrik, 328 kampung, dan 4 kelurahan. Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H., mengatakan bantuan beras yang disalurkan tersebut mencapai 976 ton 740 kilogram dan pembagiannya disesuaikan dengan kuota masyarakat yang telah terdaftar.

Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H., saat menyalurkan bantuan secara simbolis di Distrik Wamena Kota, Kamis 3 September 2026.
Foto : Media Bupati Jayawijaya
“Hari ini pemerintah menyalurkan pangan berupa beras kepada seluruh masyarakat di 40 distrik, 328 kampung dan 4 kelurahan, dengan jumlah 976 ton 740 kilogram. Semuanya dibagi sesuai dengan kuota yang sudah terdaftar,” ujar Bupati.
Menurutnya, proses pendistribusian dilakukan melalui Bulog dan selanjutnya diserahkan kepada kepala distrik, kepala kampung, serta pemerintah kelurahan untuk diteruskan langsung kepada masyarakat penerima bantuan.
Bupati menegaskan agar bantuan pangan tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat dan tidak diselewengkan dalam proses pendistribusian.
“Kita harapkan bantuan ini sampai kepada masyarakat untuk digunakan memasak di tempat masing-masing. Kita tidak ingin ada oknum yang menyelewengkan di jalan atau bantuan ini hilang. Pengalaman-pengalaman yang pernah terjadi tidak boleh lagi terjadi,” tegasnya.
Atenius juga mengimbau masyarakat di seluruh wilayah Jayawijaya untuk menerima dan mensyukuri bantuan yang diberikan pemerintah sesuai dengan kuota masing-masing.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
“Saya mengimbau kepada warga saya di 40 distrik, 328 kampung dan 4 kelurahan untuk menyukuri bantuan yang diberikan, baik banyak maupun sedikit. Semoga semuanya dapat diterima masyarakat dan disyukuri. Tuhan memberkati,” tutupnya. (Agris Wistrijaya/Martina Matuan)