Wamena United Bawa Harapan Baru Sepak Bola Jayawijaya

Wamena - Menjelang bergulirnya liga 4 Indonesia zona Papua Pegunungan, Wamena United menggelar makan malam bersama yang berlangsung di salah satu hotel di kota Wamena, Sabtu (24\1\2026) malam. Kegiatan ini dihadiri Presiden direktur Wamena United, jajaran ofisial, para pemain, pihak sponsorship, pengurus PSSI Papua Pegunungan, Ketua PSSI Kabupaten Jayawijaya, serta para pemerhati sepak bola.

Foto bersama Presiden Direktur, Manajemen Wamena United serta PSSI Provinsi Papua Pegunungan dan PSSI Jayawijaya serta Sponsor Wamena United di Gala Dinner.

Foto : Agris Wistrijaya

Presiden Direktur Wamena United, Atenius Murip, mengatakan olahraga sepak bola di Jayawijaya. Akan kembali bangkit melalui Wamena United. Ia optimis sepak bola akan membawa wajah baru bagi Wamena, yang selama ini hanya dikenal lewat sektor pariwisata.

Presiden Direktur Wamena United sekaligus sebagai ketua PSSI Provinsi Papua Pegunungan Atenius Murip, S.H, M.H.

Foto : Agris Wistrijaya

“Olahraga yang sempat hilang itu akan muncul kembali dengan adanya Wamena United. Saya yakin ini akan membuat banyak orang terheran-heran, karena selama ini kita hanya dikenal lewat pariwisata,” ujar Atenius Murip.

Sementara itu, Adi Candra, Manajer Wamena United menegaskan bahwa pelaksaan liga 4 indonesia zona Papua Pegunungan tidak hanya menjadi ajang kompetensi, tetapi juga mendorong pembinaan sepak bola serta perputaran ekonomi masyarakat.

Menurut Adi Candra , secara kelembagaan PSSI Papua Pegunungan kini semakin siap. Asprov dan Askab delapan kabupaten telah resmi, sehingga struktur organisasi sepak bola tidak lagi mengalami kendala.

Ia juga menyoroti penguatan sumber daya manusia. Saat ini, SSB Papua Pegunungan belum terafilisasi dalam sistem siap PSSI, serta masih minim pelatih berlisensi B keatas dan wasit berstandar nasional. Untuk liga 4 tahun ini, PSSI Papua Pegunungan baru menyiapkan enam wasit lisensi C2 untuk bertugas.

Dari sisi sarana, keberadaan Stadion Jayawijaya menjadi modal penting dalam mendukung pengembangan sepak bola di wilayah Papua Pegunungan.

Adi Chandra menyebut, jumlah peserta liga 4 tahun ini meningkat dari delapan klub menjadi 12 klub, dengan sebagian besar klub didukung pembiayaan APBD daerah.

“Pada liga 4 tahun lalu, perputaran uang di Jayawijaya mencapai sekitar 12 Miliar. Tahun ini kita harapkan bisa menigkat seiring bertambahnya jumlah klub”,  jelasnya

Ia menjelaskan, dana tersebut berputar melalui transportasi, hotel, gaji pemain, hingga aktivitas UMKM masyarakat sekitar stadion.

Untuk jadwal kompetisi, Liga 4 Papua Pegunungan akan digelar mulai 14 Februari hingga 8 Maret, dengan tahapan penyisihan, semifinal dan partai final sebagai puncak kegiatan.

Selain melibatkan sekitar 480 pemain dan ofisial, panitia juga menyiapkan sekitar 250 personel, termasuk dukungan TNI, Polri, Satpol PP, Tenaga kesehatan, serta keamanan lokal.

Adi Chandra berharap seluruh pihak, termasuk Pemerintah Daerah dan BUMD, terus memberikan dukungan agar liga 4 menjadi pondasi pembinaan sepak bola Papua Pegunungan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Makan malam bersama tersebut menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara pemain, manajemen, PSSI, dan seluruh pihak pendukung sebelum Wamena United berlaga di kompetisi resmi. (Fransiska Endama/Martina Matuan)

 

    Cari Berita

    Pengumuman

    PENGUMUMAN BUPATI JAYAWIJAYA PENETAPAN KELULUSAN FORMASI 2024 KABUPATEN JAYAWIJAYA

    Siaran Pers Pendaftaran CPNS Dibuka Mulai 20 Agustus 2024 Pukul 17.08.45 WIB

    Pengumuman Seleksi Penerimaan CPNS Kab. Jayawijaya TA. 2024

    PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PPPK 2023

    PENGUMUMAN PENERIMAAN PPPK JF GURU DAN TENAGA KESEHATAN KABUPATEN JAYAWIJAYA TA. 2023

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    top