Jelang Idul Fitri, Bupati Jayawijaya Pantau Harga Sembako Dan Barang Kedaluwarsa Di Sejumlah Toko Dan Pasar Jibama
Wamena - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi pasar dan harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat. Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H. Bersama jajaran Pemerintah Daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung ke Pasar Jibama, Kamis (5/2/2026), untuk melihat dinamika harga sembako sekaligus memastikan barang yang dijual pedagang masih layak konsumsi.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H. bersama Forkopimda memeriksa produk makanan dan minuman di Pasar Jibama, Wamena, guna menindaklanjuti laporan masyarakat terkait barang kedaluwarsa sekaligus memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil pada 5 Maret 2026.
Foto : Fransiska Endama
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai langkah Pemerintah Daerah untuk mengantisipasi potensi inflasi serta memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang hari besar keagamaan. Dalam kegiatan tersebut, Bupati bersama rombongan menyusuri sejumlah kios, toko, serta lapak pedagang untuk memantau langsung aktivitas jual beli di pasar terbesar di Wamena tersebut.
Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H.,M.H. mengatakan bahwa Pemerintah Daerah perlu hadir langsung di lapangan untuk melihat kondisi pasar secara nyata, khususnya terkait harga kebutuhan pokok yang sering mengalami perubahan menjelang hari raya.
“Menjelang Hari Raya Idul Fitri kita melihat dinamika harga-harga sembako di pasar. Karena itu hari ini pemerintah daerah bersama Forkopimda turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi harga barang di Pasar Jibama,” ujar Bupati.
Dari hasil pemantauan yang dilakukan, Bupati menyampaikan bahwa secara umum harga kebutuhan pokok di Pasar Jibama masih berada dalam kondisi stabil dan tidak mengalami kenaikan yang signifikan.
“Kita melihat kestabilan harga di pasar masih normal. Ini tentu menjadi hal yang baik karena masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok tanpa harus terbebani oleh lonjakan harga,” jelasnya.
Selain memantau harga sembako, Bupati juga melakukan pengecekan terhadap berbagai barang yang dijual di toko-toko, khususnya produk makanan dan minuman kemasan. Pemerintah daerah memastikan bahwa barang-barang yang beredar di pasar tidak melewati masa kedaluwarsa dan masih aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H., M.H. bersama Forkopimda memeriksa produk makanan dan minuman di Pasar Jibama, Wamena, guna menindaklanjuti laporan masyarakat terkait barang kedaluwarsa sekaligus memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil.
Foto : Fransiska Endama
Dalam pengecekan tersebut, Bupati bersama tim melihat langsung tanggal kedaluwarsa pada sejumlah produk yang dijual di toko maupun kios pedagang. Langkah ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dari kemungkinan peredaran barang yang sudah tidak layak konsumsi.
“Kami juga memantau barang-barang yang dijual di toko, apakah masih layak atau sudah kedaluwarsa. Hal ini penting karena pemerintah harus memastikan masyarakat membeli barang yang aman untuk dikonsumsi,” katanya.
Selain itu, Bupati bersama rombongan juga melihat kondisi penataan lapak pedagang di pasar. Dalam peninjauan tersebut ditemukan beberapa pedagang yang berjualan tidak sesuai dengan lokasi yang telah ditentukan.
Ia menjelaskan bahwa terdapat tempat yang seharusnya digunakan untuk berjualan sayur, namun justru dipakai untuk menjual pakaian. Hal tersebut menurutnya perlu ditertibkan agar penataan pasar kembali sesuai dengan fungsinya.
“Di pasar ini ada tempat yang seharusnya digunakan untuk jualan sayur, tetapi dipakai untuk menjual pakaian. Hal-hal seperti ini kita tertibkan supaya penataan pasar bisa kembali teratur,” ujarnya.
Persoalan kebersihan pasar juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Bupati berharap seluruh pedagang dan masyarakat dapat bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan pasar agar tetap nyaman bagi pengunjung.
“Kebersihan harus kita jaga bersama. Pasar Jibama harus menjadi pasar yang tertib, bersih, dan nyaman sehingga masyarakat tidak ragu untuk datang berbelanja,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan pesan kepada para pemuda yang berada di sekitar kawasan pasar agar ikut menjaga keamanan dan ketertiban.
“Kami juga mengimbau kepada pemuda-pemuda yang ada di pasar agar menjaga keamanan. Jangan sampai ada tindakan yang membuat masyarakat merasa takut untuk datang berbelanja di pasar,” tegasnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga menemukan adanya beberapa pedagang yang berjualan di Pasar Jibama namun belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Wamena. Bupati meminta para pedagang tersebut untuk segera mengurus dan menyesuaikan administrasi kependudukan mereka.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip, S.H., M.H. berdialog dengan pedagang saat melakukan pemantauan kondisi pasar dan mengecek kelayakan barang dagangan di Pasar Jibama, Wamena, Kamis, 5 Februari 2026
Foto : Fransiska Endama
“Kami menemukan ada pedagang yang belum memiliki KTP Wamena. Karena itu mereka harus segera mengurus dan menyesuaikan KTP-nya menjadi KTP Wamena,” jelasnya.
Melalui kegiatan pemantauan ini, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya berharap Pasar Jibama dapat kembali tertib, aman, dan nyaman, sekaligus menjaga stabilitas harga serta kualitas barang yang beredar di tengah masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. (Fransiska Endama/ Martina Matuan)