PEMUDA DIGHARAPKAN MANDIRI DAN KREATIF

 

 

 

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke – 84 dalam bentuk Upacara Bendera di Kantor Bupati yang diikuti oleh TNI,PNS,Pemuda KNPI,Pelajar dihalaman kantor Bupati Kabupaten Jayawijaya Senin (29/10) Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo S,Sos, SH,M,Par yang juga sebagai Inspektur Upacara mengatakan bahwa peringatan Sumpah Pemuda tidak sekedar  hanya sebuah seremonial sejarah, namun yang lebih penting adalah memberikan pemaknaan yang lebih aktual yang lebih sesuai dengan konteks perkembangan Zaman. Pemuda Indonesia  harus mampu berperan signifikan dalam merespon berbagai persoalan yang tengah terjadi.

Pemuda haruslah memiliki moral mulia, rasa solidaritas, Integritas, Jati diri, Wawasan Kebangsaan, Sehat,Cerdas, Trampil, Berprestasi, dan Berdaya saing serta komitmen untuk Bangsanya merupakan manefestasi dari semangat dan jiwa Sumpah Pemuda.
Tema kali ini yaitu “Dengan semangat Sumpah Pemuda kita mantapkan kemandirian, kreativitas, dan Identitas Kebangsaan menuju Komunitas Asean 2015” Pemuda dewasa ini, tidak akan berjuang untuk mengusir kolonialisme oleh para penjajah sepertri pada 28 oktober 1928 masa lalu namun terpenting Pemuda masa kini  mampu berjuang mengusir musuh-musuh dalam diri kita yaitu,kemalasan,kebodohan,ketidak mampuan,ketidak adilan,ketidak jujuran, dan korupsi.
Dikatakan bahwa semua Pemuda harus bersatu baik Pemuda Gereja,Pemuda Mesjid,LSM,Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat sehingga dengan kemampuan yang ada marilah bersama-sama untuk membangun daerah ini, karena membangun daerah bukan saja oleh pemerintah namun semua elemen yang ada untuk menyatukan tekat dan komitmen dalam membangun. Pemuda diharapkan juga harus bersaing serta berkompetisi yang  sehat karena semua mempunyai kemampuan yang Tuhan berikan sehingg dapat dipertanggung  jawabkan.
Bupati Wempi Wetipo juga mengharapkan bahwa setiap SKPD yang terkait dapat bertanggung jawab untuk meningkatkan kualitas pemberdayaan bagi para pemuda dan sanggar yang ada, mulai dari usaha Ekonomi kreatif,peternakan,pertanian tetapi untuk mencapainya bukan hanya tugas Pemerintah, namun juga tugas seluruh stokeholder yang ada baik Tokoh Agama maupun,Tokoh masyarakat dalam mendukung kreativitas pemuda.(Titus Bongapon,Humas)

 

 

 

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top