Lima Program Kesehatan Ibu Dan Anak Menjadi Prioritas Utama

Wamena – Guna memperkuat upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak di wilayah Pegunungan Tengah Papua khususnya Kabupaten Jayawijaya, Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya dan Kantor Kementrian Agama wilayah Kabupaten Jayawijaya bekerjasama dengan Wahana Visi Indonesia (WVI), menyelenggarakan lokakarya Peran Tokoh Agama Kristen dan Katholik dalam melihat dan menyikapi persoalan kondisi kesehatan ibu dan anak yang diimplementasikan ke dalam Buku yang dapat dipelajari sebagai bahan panduan.

Terdapat 5 program kesehatan ibu dan anak yang menjadi isi dari buku ini, yaitu Pewartaan Ibu hamil, Ibu melahirkan dan Bayi baru lahir, Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA), Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPHIA), Manajemen Terpadu Balita dan Anak (PMBA), dan Sanitasi Total berbasis masyarakat. 

Acara launching buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) bagi Tokoh Agama dihadiri Sekda Jayawijaya, Yohanes Walilo, S.Sos., M,Si mewakili Bupati Jayawijaya, Kadis Kesehatan, Drs. Tinggal Wusono, M.A.P., Tokoh Agama, Pemerhati Kesehatan, LSM Kesehatan/WVI, Tokoh Masyarakat dan berlangsung  sehari di Hotel Baliem Pilamo, Wamena, Rabu (11/5).

Dalam sambutannya Sekda Walilo menyampaikan bahwa buku Kesehatan Ibu dan Anak dapat menjadi pegangan dan panduan bagi hamba-hamba Tuhan baik di Gereja Katholik maupun Protestan, dan nantinya dapat digunakan untuk mensosialisasikan kepada jemaat tentang pentingnya kesehatan Ibu dan Anak.

Pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada WVI, Dinas Kesehatan, dan Kantor Kementerian Agama wilayah Papua yang telah melakukan kegiatan peluncuran buku Kesehatan Ibu dan Anak. Peluncuran Buku KIA ini juga akan membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat, terutama menekan angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Jayawijaya.

Oleh karena itu lanjut Sekda Walilo, Pemerintah daerah juga akan bekerjasama dengan pihak  WVI  untuk memperbanyak buku Kesehatan Ibu dan Anak, sehingga nantinya dapat dibagikan kepada Lembaga Masyarakat maupun di tiap-tiap Gereja.

Usai acara tersebut, Sekda Walilo membagikan buku Kesehatan Ibu dan Anak kepada Perwakilan Pimpinan Gereja yang selanjutnya akan digunakan dan disosialisasikan kepada anggota jemaat. (Titus/Humas).

 

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top