Pawai Budaya Dan Kendaraan Hias Mewarnai Peringatan Hut Ri Ke 70 Di Wamena

 Wamena - Sebanyak 132 peserta karnaval di kota Wamena meramaikan pawai kendaraan hias dan pawai budaya dalam memperingati hari ulang tahun (hut) kemerdekaan RI ke 70 yang berlangsung di depan kantor bupati yang dilepas langsung bupati Jayawijaya Wempi Wetipo SH,MH Senin (10/8).

Bupati memberikan penghargaan yang tulus kepada semua pihak yang telah berkomitmen secara bersama-sama, mendukung semua kegiatan yang dilakukan, baik festival budaya lembah baliem maupun karnaval yang pelaksanaannya berlangsung dengan baik dan sukses.
“Karnaval bukan hanya acara seremonial semata tetapi dapat menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa bagi seluruh elemen masyarakat sehingga motto Jayawijaya“Yogotak Hubuluk Motok Hanorogo” yang artinya hari esok harus lebih baik dari hari ini dapat terwujud,” tegas Wempi.
Semua komponen masyarakat yang ada di Kabupaten Jayawijaya harus memiliki rasa keperdulian terhadap kemajuan daerah. Sebagai miniatur di wilayah pegunungan tengah Papua, kota Wamena banyak didiami oleh berbagai suku, ras dan agama. Namun, pelaksanaan kehidupan berbangsa dan bernegara itu berjalan dengan baik sebagai perwujudan Bhinneka Tunggal Ika. “Hilangkan stigma negatif bahwa kota Wamena tidak aman untuk dikunjungi,” tegas Wempi lagi.
Menurutnya pelaksanaan pawai kendaraan hias dan pawai budaya akan kembali digelar menjelang hari ulang tahun kota Wamena yang ke 67 pada tanggal 10 Desember 2015 yang akan datang. “Pelaksanaan karnaval itu akan lebih meriah karena diikuti oleh kelompok paguyuban dari berbagai suku dan budaya yang ada di Wamena, SKPD dan kelompok masyarakat lainnya,” ujarnya.
Ketua panitia I. Made Putra dalam kesempatan yang sama melaporkan, karnaval yang digelar  selama sehari melibatkan 8 TK, 11 SD, 15 SMP, 11 SMU, 10 SMK, 6 Perguruan tinggi  dan 10 kelompok paguyuban. Sementara untuk kendaraan hias diikuti 69 peserta terdiri dari 16 sepeda hias, 7 becak hias, 21 peserta kendaraan hias roda dua dan 25 peserta kendaraan roda 4,” ujarnya.
Hadir dalam kesempatan itu unsur muspida Jayawijaya, pimpinan SKPD, Dharma Wanita, GOW, Ibu-Ibu Bhayangkari, Persit dan udangan lainnya.

 

 

 

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top