Kemajuan Jayawijaya Didukung Empat Pilar Bank

Wamena-Pemerintah daerah kabupaten Jayawijaya memberika apresiasi kepada Bank Papua yang telah memberikan kepercayaan kepada masyarakat Jayawijaya untuk melakukan pinjaman modal dalam rangka mendukung sektor usaha dan bisnis untuk memajukan ekonomi di daerah ini.

Karena selama ini Bank Papua telah berhasil mendekatkan diri kepada masyarakat dengan membuka kantor-kantor kas di distrik, selain itu pemerintah daerah juga dipermudah oleh Bank Papua terkait pembayaran gaji pegawai, serta menjadi mitra dalam memberikan akses pinjaman kepada masyarakat dalam bentuk kredit.
Hal itu dikatakan Bupati Jayawijaya yang diwakili Asisten II Administrasi Umum Gaad Piranid Tabuni SP. MM saat membuka kegiatan pasar murah Hut Bank Papua ke-49 di halaman kantor Bank Papua Cabang Wamena Kamis, 9 April 2015.
Bank Papua juga menjadi pilar dalam hal kerjasama dengan bank Papua yakni, membayar gaji pegawai salah satunya ialah memberikan akses kredit kepada masyarakat untuk menseragamkan ruko dan kios-kios, walau banyak syarat namun diberi kemudahan dari pihak bank
Bank Papua juga sebagai Ikon yang berada di jalan protokol pusat kota Wamena, dalam mendukung majunya ekonomi di Jayawijaya, selain itu juga Pemerintah dan Masyarakat mendapat dukungan oleh bank lainnya yaitu, dengan 4 pilar Bank diantaranya Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, BPR Irian Sentosa
Dengan kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati saat ini ada kemajuan yang signifikan yaitu kerjasama pemerintah daerah sangat kelihatan sebagai mitra kerja, menjabatani masyarakat menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial termasuk pasar murah, donor darah, jalan santai berhadiah dengan demikian Bank Papua tidak asing bagi masyarakat
Dinilainya bahwa kegiatan seperti ini sangat baik sesuai motonya yaitu bersama bank Papua membangun negeri sehingga pantas kalau Bank Papua menggelar kegiatan ini dan ikut  sebagai mitra kerja Pemerintah dan masyarakat.
Diakuinya waktu lalu pemerintah memang sudah siapkan dana di bank untuk kredit usaha masyarakat namun tidak berjalan baik, dan nantinya akan dibangun lagi karena selain bank siapkan modal pemerintah daerah juga menyuntik dana bantuan dana desa.
Tanpa Bank pemerintah tidak bisa berjalan dan tanpa masyarakat bank juga tidak bisa jalan oleh karena itu perlu kerjasama membangun kemitraan.
Kepala Bank Papua Cabang Wamena Isak Samual Wopari. SE mengatakan bahwa, perlu sinerji antara pemerintah daerah dan Bank Papua untuk sesuatu yang berguna bagi masyarakat.
 Pemerintah daerah perlu sinerji dengan Bank Papua untuk menyiapkan dana penjaminan hal ini bertujuan untuk memberikan kemudahan kredit kepada masyarakat yang mau menjalankan usahanya namun tidak mempunyai modal sehingga kalau ada resiko kemacetan maka dapat memotong langsung lewat dana penjaminan pemerintah daerah
Diharapkan supaya pemerintah daerah bermitra dengan Bank Papua menyiapkan dana  ditahun anggaran ini sebesar 5-10 Milyar untuk membantu masyarakat dalam usaha peternakan, perikanan sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena selama ini fakum,ingat  peternakan, perikanan, dan pariwisata  mengangkat ekonomi masyarakat secara langsung
Saat ini bank Papua sudah mempunyai 5 kantor cabang pembantu  bank Papua di Yahukimo, Lanny Jaya, Yalomo, Tolikara, Mamteng, dan satu kantor kas di Jibama Wamena
Ketua Panitia Hut Bankl Papua ke-49 Maurits F. Musok mengatakan, kegiatan ini digelar selama tiga hari. hari pertama pasar murah diikuti oleh 10 stan yang adalah juga mitra usaha dari bank Papua, hari kedua donor darah, dan hari ketiga jalan santai.(Titus)

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top