Puskesmas Ilekma Menjadi Puskesmas Percontohan Di Papua

Wamena - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memberikan apresiasi kepada Puskesmas Ilekma yang telah  memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SPM) dan  Standar Pelayanan Minimal (SPM), selain itu Puskesmas Ilekma merupakan puskesmas percontohan di Tanah Papua walau jangkauan pelayanannya baru satu tahun.

Demikian Sambutan Bupati Jayawijaya, Wempi Wetipo, SH, MH yang diwakili Asisten Bagian Administrasi Umum, Gaad Piranid Tabuni, SP.MM  saat menghadiri HUT Puskesmas Ilekma yang ke-1 di Halaman kantor puskesmas Ilekma Napua  baru-baru ini.
Dalam kesempatan tersebut juga dihadiri, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Drs. Tinggal Wusono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya, Agustinus Aronggear, S.Km. M.Kes, Kepala Distrik Napua Hantor  Matuan beserta staf  Puskesmas.
Gaad Tabuni berpesan, dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab pelayanan bidang kesehatan jangan menjadi cepat puas, tapi dapat menemukan inovasi-inovasi baru, dengan itu juga dapat merangsang puskesmas lainnya untuk meningkatkan kualitas mutu pelayanan. Hal ini menjadi nafas dan wajib bagi staf untuk harus dijalankan “jangan hanya teori namun dapat melaksanakan pelayanannya dengan hati sesuai semboyan puskesmas Ilekma “ pesannya.
Diakuinya  bahwa walau puskesmas Ilekma berada di luar Kota Wamena, dan sebagai daerah yang rawan konflik namun dapat memberikan prestasi yang baik, oleh karena itu perlu peran serta masyarakat, kepala kampung, kepala distrik dan seluruh masyarakat untuk menjaga situasi keamanan, dari orang mabuk, pencuri dan orang-orang yang ingin mengganggu keamanan.
Selain itu juga akses transportasi ke daerah Napua terbilang sulit karena tidak ada trayek angkutan umum ke daerah ini. oleh karena itu kami selaku pemerintah daerah akan berupaya melalui dinas perhubungan untuk mengaktifkan trayek kendaraan umum agar bisa menjangkau daerah ini.
Sementara itu, Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Jayawijaya Agustinus Aronggear S.Km M.Kes menjelaskan bahwa  sebelum SOP dan SKM diterapkan banyak dokter dan perawat datang dan pergi tanpa pelayanan yang baik, tetapi sekarang kegiatan pelayanan menggunakan SOP dan SKM sehingga semua melalui prosedur walau dokter dan perawat telah berganti. Semua staf perawat dapat bekerja dengan penuh tanggungjawab.
Kepala Puskesmas Ilekma Theresia  Rusubun, S.Km, M.Kes mengatakan ketika diresmikan Bupati tahun 2013 lalu, Puskesmas Ilekama masih menjadi Pustu, dan kegiatannya Juni-Desember masih merupakan bagian dari puskesmas Wamena Kota.
 Pada Februari 2014 secara bertahap puskesmas Ilekma memakai 10 ruangan dan setiap ruangan sudah melalui standar menteri kesehatan atau Standar Pelayanan Maksimal (SPM) dari 18 indikator standar pelayanan, Puskesmas Ilekma sudah lakukan 15 Indikator tolak ukur.
Kegiatan pelayanan yang dilakukan meliputi Pelayanan kesehatan Ibu dan Anak, Pelayanan dasar umum, Imunisasi, Pelayanan Pasien HIV/AIDS, pelayanan Keluarga Berencana di 9 kampung. Kegiatan keluar diantaranya, posyandu keliling di 9 kampung, Positif Mobile, pelayanan kaki telanjang, pelayanan Ibu hamil dan melahirkan serta pelayanan Gizi.
Selain itu juga  Puskesmas Ilekma mewakili Kabupaten Jayawijaya mengikuti beberapa iven-iven berskala Daerah maupun tingkat provinsi Papua, Rapat kerja kesehatan tingkat Provinsi dimana Ilekma dinilai berhasil dalam pelayanan sebagai puskesmas percontohan di Tanah Papua dan juara 6 tingkat provinsi dan merupakan puskesmas terbaik, serta sudah melakukan peluncuran buku puskesmas menuju ISO.
Hal tersebut merupakan prestasi luarbiasa dimana petugas puskesmas hanya bidan PTT yang berjumlah 10 orang dengan satu orang dokter namun mampu memberikan jangkauan pelayanan bahkan mendapatkan prestasi yang mengharumkan nama daerah”akunya.
Ditempat yang sama juga dilakukan pemotongan nasi tumpeng, dan cuci tangan bersama sebagai tanda kesadaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali. (tts/yp/mm)

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top