Rapat Daerah GSJA Se Tanah Papua Dibuka Secara Resmi

 Wamena - Permasalahan yang dihadapi pemerintah dan gereja saat ini tidak terasa semakin besar dan kompleks, khususnya dalam memerangi keterbelakangan, pendidikan dan ekonomi, termasuk menyangkut keimanan masyarakat yang harus selalu diberikan bimbingan rohani sehingga kadar keimanannya semakin meningkat.

Demikian sambutan tertulis Bupati Jayawijaya yang dibacakan Sekretaris Daerah Yohanes Walilo S.Sos, M.Si  saat membuka secara resmi acara Rapat Daerah Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) di Tanah Papua ke-IX, yang berlangsung selama empat hari di Gedung Gereja Filadelvia Jalan Bhayangkara Wamena Selasa (10/3) ditandai dengan pemukulan tifa.
Walilo mengatakan, tidak dapat dipungkiri bahwa dalam memberikan pelayanan kepada jemaat, tidak luput dari berbagai hambatan, berupa moril maupun material, namun wajib diyakini bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa akan terus memberkati pelayanan dan menjadi saksi Nya.
Diharapkan dengan adanya Rapat Daerah ke-IX GSJA kali ini, dapat memberikan gambaran yang terbaik tentang tata Gereja dan peraturan pelaksanaan GSJA di Indonesia, Papua khususnya di Wamena serta pembentukan badan pengurus daerah yang akan dapat menjadi figur terbaik bagi jemaatnya.
Oleh karenanya lanjut Walilo, para hamba Tuhan beserta seluruh umat kristiani didaerah ini, diharapkan dapat membantu pemerintah dalam ikut menjaga kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama sehingga keharmonisan hubungan tali persaudaraan diantara sesama umat beragama terpelihara dengan baik,” ujarnya.
Pembina GSJA Pusat Pdt. Yulius Manuhuttu, S.Th dalam kesempatan yang sama mengatakan, melalui sidang kali ini yang membahas tentang program kerja organisasi dan memberikan usulan, saran, dan ide untuk pekerjaan terbaik kedepan, namun  yang utama adalah membina keakraban antara sesama peserta.
Sementara itu Ketua Panitia Rapat Daerah GSJA  ke-IX Se Papua, Pdt. Albert Yapo, S.Th mengatakan, maksud dilaksanakan sidang adalah, untuk mengevaluasi program pelayanan periode 2011-2015, membahas menyusunan program 2015-2018 dan melakukan pemilihan badan pengurus daerah GSJA di Tanah Papua periode 2015-2018.
“Tujuannya, sebagai wahana dalam rangka menyamakan visi, misi dan persepsi terhadap program pengembangan pelayanan secara nasional, sebagai wahana untuk menjalin persatuan diantara gereja-gereja dan hamba-hamba Tuhan serta mendengar dan mengevaluasi laporan pertanggungjawaban pengurus daerah periode 2011-2015.
“Sidang dilaksanakan selama 4 hari diikuti oleh 8 wilayah dengan jumlah peserta  78 orang terdiri dari Para Gembala Sidang, Badan Pelayan Gereja, 4 orang Pendeta BPD GSJA Se Tanah Papua, Gembala Pelayan Injil 60 orang, Ketua-ketua departemen pelayan  daerah Papua 15 orang dan BPP GSJA di Indonesia 5 orang.

 

 

 

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top