Kampung Manda Dan Air Garam Sebagai Kampung Percontohan Pembuatan Kloset Dari Abu

 Wamena- Dirjen pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan  (P2PL) Kementerian Kesehatan RI  Muhammad Subu, MM,M.Pd memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi bagi dua kampung yaitu, kampung  Manda DAN Air Garam Distrik Bugi Kabupaten Jayawijaya sebagai kampung terbaik,  kampung bebas buang air besar dan juga kampung percontohan yang telah menggunakan standar dunia dalam mencuci tangan dengan air mengalir serta  pembuatan pot dengan menggunakan bahan alam dari abu pembakaran tungku sebagai pengganti semen. Hal itu dikatakan Subu ketika disela-sela pembuatan pot wc di kampung Manda Jumat (30/1) siang.

“Perilaku buang air besar sembarangan yang masih ditemui di beberapa wilayah Indonesia berdampak pada kebersihan lingkungan dan kesehatan anak. “Tahun 2010 akses penduduk Provinsi Papua terhadap fasilitas jamban sehat sesuai standar kelayakan baru mencapai 39% dibawah angka rata-rata nasional sebesar  55%,” ujarnya.
Oleh karenanya lanjut Subu, untuk mencapai standar kelayakan 55% dibutuhkan komitmen bersama dari seluruh stakeholder yang ada untuk menciptakan suasana sehat diawali dari keluarga, RT/RW dan menjurus ke arah yang lebih luas dilingkungan masyarakat.
Sementara itu Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo, SH,MH yang diwakili Sekda Yohanes Walilo S.Sos, M.Si mengatakan, pembinaan masyarakat di Kampung Manda dan Air Garam yang dilakukan oleh Wahana Visi Indonesia (WVI) merupakan salah satu bentuk kerjasama di bidang kesehatan antara pemerintah Kabupaten Jayawijaya dengan WVI yang sudah berjalan dengan baik selama ini.
“Pemerintah daerah melalui instansi teknis sudah melakukan berbagai kegiatan kesehatan. Kabupaten Jayawijaya yang memiliki wilayah sangat luas dengan kondisi alam yang berbukit, gunung dan lembah sangat membutuhkan tenaga kesehatan yang banyak, kata Sekda Walilo bijak. “Dengan 40 distrik, 332 Kampung dan 4 kelurahan sangat dibutuhkan tenaga kesehatan yang banyak dan mau untuk mengabdikan diri sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya. “Oleh karenanya melalui kerjasama dengan beberapa Yayasan atau Organisasi kemasyarakatan sangat membantu Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, terutama dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Daerah dan Pusat juga turut memberikan apresiasi yang tinggi bagi kegiatan program pengembangan masyarakat sehingga perlu didukung dengan kearifan lokal, agar dapat berjalan secara terus menerus,” ujarnya.
Menurutnya Pemerintah Daerah juga sudah menyusun Rencana Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sesuai dengan bantuan dana  Otsus, PNPM Mandiri, dana Bansos, dana Prospek dan dana APBD dengan harapan semua program dapat diselesaikan untuk kemakmuran rakyat. “Karena banyaknya kampung dan Distrik program itu tidak dapat diselesaikan secara serentak, namun diselesaikan secara bertahap,” imbuhnya.
Ditempat yang sama juga dilakukan pernyataan komitmen Kampung dan penandatanganan berita acara oleh kepala Kampung Manda Natalis Kenelak dan kepala Kampung Air Garam Ogingga Gombo  yang disaksikan Dirjen Kemenkes RI, Sekda Jayawijaya, Sekretaris Dinkes Jayawijaya dan Pimpinan WVI Papua. Komitmen tersebut ialah, buang air tidak pada tempatnya didenda 300 ribu, tidak buang air besar di sembarang tempat dan status bebas buang air akan dicabut kalau melanggar kesepakatan.
Juga dilakukan penyerahan Piagam penghargaan Kampung bebas buang air besar dari Dirjen kemenkes Muhammad Subu kepada kepala Kampung Air Garam dan Manda serta pemberian  Sertifikat oleh Sekda Yohanes Walilo untuk mempertahankan predikat yang telah dicapai dan dapat menjadi contoh bagi kampung lainnya.


 

 

 

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top