UU No 5 Tahun 2014 Asn Akan Diterapkan

  Wamena - Pada masa sekarang ini sebagai abdi negara khususnya PNS dihadapkan pada tuntutan secara nasional untuk mengimplementasikan undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengandung  konsekuensi perubahan disemua lini yang tentunya banyak memiliki perbedaan mendasar dengan undang-undang yang berlaku sebelumnya.

Demikian sambutan tertulis Bupati Kabupaten Jayawijaya, Wempi Wetipo, SH,MH yang dibacakan  Ketua II  DPRD Jayawijaya Agustina Walilo, S.Sos pada upacara Jumat (17/10) di halaman kantor Bupati.
Selaku pembina upacara Agustina Walilo mengatakan, bila dicermati lebih mendalam undang-undang ASN memberikan peluang yang lebih terbuka bagi pengembangan karier dan peningkatan hak-hak PNS, namun disamping itu UU tersebut juga sangat memerlukan kerja keras dan kerja cerdas, karena manajemen kepegawaian ditekankan kepada kualifikasi kompetensi dan kerja secara adil dan wajar, selain itu PNS yang memiliki kualifikasi dan kompetensi dan kinerja yang lebih baik akan memiliki peluang yang lebih besar untuk mengembangkan profesionalitasnya.
Diatas semuanya itu lanjut Agustina, aspek disiplin tetap menjadi prioritas yang penting terlebih saat ini sedang berada diera reformasi birokrasi yang antara lain mempersyaratkan adanya peningkatan disiplin dan penguatan komitmen apatratur terhadap pakta integritas dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi.
Selain itu Bupati juga menekankan perlunya  menjaga keamanan situasi daerah, karena amannya situasi daerah bukan hanya semata-mata tanggung jawan TNI/Polri saja, namun tanggung jawab seluruh elemen bangsa di daerah ini, oleh karenanya untuk mewujudkan semua itu bisa diawali dari keluarga, komunitas lingkungan sekitar dan lingkungan masyarakat yang lebih besar.”Kita wajib memberikan pencerahan kepada warga masyarakat akan pentingnya hidup damai, aman, nyaman dan Indah,” kata Agustina.
Terkait dengan timbulnya masalah kerawanan sosial yang belakangan ini makin santer dan mengganggu stabilitas keamanan, Agustina minta untuk segera dilakukan identifikasi permasalahan yang terjadi. “Miras sebagai pemicu peristiwa ini harus dihentikan pengggunaannya tidak saja bagi pemakai tapi juga pengedar, pembuat dan pemasok barang haram ini. “Semua harus diberantas sampai keakar-akarnya tanpa terkecuali, sehingga situasi kamtibmas yang aman dan terkendali di Lembah Agung Jayawijaya akan terwujud sesuai keinginan bersama,” imbuhnya.

 

 

 

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top