Master Plan Bandar Udara Wamena Dibahas Harus Rampung 100%

 Wamena – Runway atau lebih dikenal landasan pacu yang menjadi prioritas utama digunakan pesawat udara untuk mendarat ataupun terbang menjadi perhatian serius orang nomer 1 di Jayawijaya. Hal itu terungkap dalam pertemuan yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Pihak Bandara Wamena dan PT. Portal Enginering Perkasa, yang berloangsung di aula rapat Bappeda Jumat (17/10).

Dalam pertemuan tersebut dibahas tentang master plan bandara Wamena meliputi perluasan areal bandara, pergeseran lokasi dan penataan kembali ruang kedatangan, gudang kargo dan perluasan lapangan terbang yang akan menjadi dua jalur.
Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo SH, MH selaku pimpinan rapat mengatakan bahwa setelah dirinya dan wakil bupati dilantik tahun 2009 lalu, pihaknya telah memperjuangkan di kementerian Perhubungan untuk menata kembali keberadaan bandar udara Wamena yang terbakar beberapa tahun lalu.
Kementrian Perhubungan sudah menawarkan masterplannya dan pemerintah sendiri meminta masterplan pembangunannya secara keseluruhan, mengenai landasan pacu pesawat, Pemerintah daerah sudah memperpanjang  sekitar 300 meter. “Saat ini yang kita lakukan adalah membahas komitmen untuk bekerja sama,” ujar Wempi.
Menurutnya, Wamena sebagai daerah penyangga mobilitas pembangunan di Pegunungan Tengah wajib dilakukan pembangunan bandar udara secara keseluruhan. “Saya mengharapkan pihak kementerian perhubungan serius dalam menangani permasalahan ini, tidak ada alasan lagi untuk tidak membangun bandar udara Wamena,” tegas Wempi. “Yang saya maksudkan serius disini adalah tidak membangun setengah-setengah tapi harus membangun secara keseluruhan,” tegas Wempi lagi.
Menurutnya, sebelum masa jabatan bupati dan wakil yang tinggal 4 tahun lagi berakhir  Wempi berharap agar pembangunan bandar udara secara keseluruhan dapat rampung 100%. “Kalau pembangunan bandar udara itu rampung 100% itu adalah keberhasilan dari semua pihak bukan bupati dan wakil bupati saja,”terangnya.
Dengan pengembangan bandar udara Wamena  Wempi mengharapkan kedepannya Slogtime bisa dari Wamena karena di Jayapura sendiri slogtimenya sangat padat. “Oleh karena itu slog time dapat diatur dan dibagi ke beberapa kabupaten seperti Timika, Merauke atau Biak,” ujarnya.
Dari hasil rapat tersebut terdapat enam kesimpulan, salah satunya adalah, dibutuhkan perluasan  lahan bandara untuk keperluan fasilitas bandara dan pembebasan lahan 39 Ha. Semua itu berdampak pada sosial ekonomi masyarakat yang wilayahnya terkena pembebasan lahan.
“Hal ini akan dilakukan sosialisasi secara terus menerus dan melakukan pendekatan kepada masyarakat sehingga tidak terjadi gesekan,” ujarnya. Infrastruktur penunjang akan dipersiapkan lebih matang sebagai stimulus meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal, juga kelengkapan administrasi amdal akan disiapkan,” imbuhnya.

 

 

 

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top