Otsus Plus Jadi Perhatian Dubes Amerika, Morgan Hall

 Wamena – Usulan Rancangan Undang-Undang Otsus Plus dan permasalahan keamanan di wilayah Pegunungan Tengah Papua menjadi perhatian serius Duta Besar Amerika, Morgan Hall. Keseriusan tamu kehormatan Pemerintah kabupaten Jayawijaya yang kesehariannya juga menangani masalah politik, Hak Asasi Manusia dan kesejahteraan masyarakat itu diwujudkan dengan berkunjung ke Wamena. Hal itu dikatakan Bupati Jayawijaya Wempi Wetipo, SH, MH Jumat (10/10) di Wamena.

Dikatakan, Morgan Hall ingin mendengar sendiri pendapat dari Pemerintah Kabupaten Jayawijaya bahwa RUU yang disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Papua telah mewakili aspirasi masyarakat papua atau tidak. “Ingin mendengar langsung tentang informasi Otsus Plus karena secara pribadi Margan Hall belum tahu,” tegas bupati Wempi.
“Selain menanyakan otsus plus, pihak kedutaan besar Amerika juga menanyakan tentang situasi keamanan pasca kejadian di kabupaten Lanny Jaya, yang saat ini dalam tahap penyelesaian oleh aparat yang sedang berjalan. “Konflik yang terjadi dalam tahap penyelesaian oleh pihak-pihak yang berkompeten,” ujarnya.
Dijelaskan Wempi, sebagai Bupati dirinya tidak  mempunyai kewenangan untuk menyampaikan permasalahan yang terjadi di kabupaten  Lanny Jaya, namun pada prinsipnya kabupaten Jayawijaya sangat kondusif terkendali dan aman. Terkait dengan pertanyaan yang diajukan Morgan Hall tentang masalah kesejahteraan masyarakat penduduk asli Papua, bupati Wempi menegaskan bahwa telah melaksanakan program ekonomi kerakyatan dengan membangun pasar yang dapat dimanfaatkan warga pribumi untuk melakukan usaha sehingga tidak terjadi kecemburuan sosial dengan saudara-saudaranya yang non Papua.
“Hal yang tidak kalah pentingnya penanganan masalah HIV/AIDS dan antisipasi dini terhadap warga yang mengkonsumsi miras yang berimplikasi memicu tindak kriminal,” kata Wempi. Menyoal bandar udara Wamena yang menjadi sentral arus penerbangan di wilayah Pegunungan Tengah Papua Wempi berujar akan meningkatkan status bandar udara ke arah yang lebih baik. “Landasan pacu akan diperpanjang sehingga dapat didarati pesawat boing berbadan lebar.”Butuh perhatian dan dukungan dana dari Pemprov Papua, Kabupaten Jayawijaya dan perhubungan pusat,” ujarnya.
“Kita harapkan dengan presiden yang baru ini Bapak Jokowi dapat memberikan perhatian yang lebih serius kepada Pemkab Jayawijaya, supaya dapat membangun bandara udara ini dengan fasilitas dan kelengkapannya secara memadai, sehingga menjadi pintu gerbang masyarakat di Pegunungan Tengah,” imbuhnya.

 

 

 

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top