Gubernur Papua Lukas Enembe, Mengajak Investor, Pemerintah Dan Masyarakat Untuk Sungguh-Sungguh Membangun Papua Mandiri Dan Sejahtera

   Wamena - Dialog investasi dan temu usaha sektor terpadu yang digelar di Aula Gedung Pertemuan Ukumiarek Asso rabu (25/06) diikuti oleh, Para Bupati/Walikota, Deputi pengendalian BKPM RI Direktorat Jendral Perkebunan kementrian Pertanian RI, Pelaku dunia usaha termasuk Bank. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing investasi dalam rangka percepatan pertumbuhan ekonomi daerah di provinsi Papua sesuai dengan tema melalui dialog investasi dan temu usaha sektor terpadu sehingga dapat tingkatkan daya saing investasi di Papua.
  

Dialog investasi dan temu usaha sektor terpadu dipandang sebagai momentum yang sangat penting dan startegis  untuk berdialog dan menjaring permasalahan-permasalahan investasi guna penanganan lebih lanjut untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, dalam rangka meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi daerah guna mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
    Demikian di sampaikan Gubernur Provinsi Papua dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III Sekda Papua.  Rosiana Upessy. SH.  Dikatakan bahwa berdasarkan arahan peraturan presiden RI No. 32. Tahun 2012, tentang Master Plan percepatan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia, dimana provinsi papua termasuk dalam koridor wilayah 6 (Enam) Wilayah enam sendiri merupakan pedoman dalam menyususn startegi perencanaan pembangunan ekonomi didaerah dengan focus pada 22 komoditas.
   Duapuluh dua komuditas diantaranya terdapat di papua yaitu, kelapa Sawit, Karet, Kakao, Pertanian Pangan, Pariwisata, Perternakan, Perkayuan, Perikanan, Minyak  alam, Gas, Batubara, dan tembaga yang kita kenal dengan sumber daya alam terbarukan dan tidak terbarukan. Sumberdaya alam tersebut merupakan, potensi investasi yang bernilai ekonomi sangat tinggi yang berpeluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyrakat. Potensi unggulan komoditas yang dimaksud tersebar diseluruh wilayah kab/kota yang juga merupakan potensi investasi yang dapat membuka kesempatan berusaha, kesempatan kerja, dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat papua.
    Oleh karena itu, Gubernur Papua Lukas Enembe, S.IP.MM. mengajakpara investor untuk sungguh-sungguh bersama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk berkolaborasi, saling mendukung dan memberikan suport untuk mewujudkan “papua bangkit, mandiri dan sejahtera” yang dibalut dengan prinsip kasih menembus perbedaan sebagai peradaban baru papua.
    Sehingga pemberian berbagai kebijakan kemudahan penanaman modal melalui sistem pelayanan terpadu satu pintu dalam rangka menciptakan daya saing investasi dan mendorong dan kesejahteraan masyarakat papua.

 

 

 

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top