Batas Akhir Ktp Non Elektronik Diperpanjang Hingga 31 Desember 2014

   Wamena - Pemerintah Daerah Kab.Jayawijaya dalam hal ini dinas kependudukan dan catatan sipil terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pembuatan E-KTP (Kartu Tanda Penduduk Elektronik) Hal itu dikatakan Kepala Dinas kependudukan dan catatan sipil jayawijaya. Drs.Didrex Aronggear. M.Si. di kantornya, Kamis (03/04) Discapil sendiri masih menerima masyarakat untuk membuat e-ktp, nantinya  discapil akan melakukan suiping kepada masyarakat yang belum mempunyai e-ktp dan yang sudah mempunyai KTP Nasional tinggal lakukan perekaman saja baik didistrik maupun capil “Sehingga saat suiping tidak jadi hambatan karena yang sudah lakukan perekaman dengan menggunakan KTP Nasional akan kami buat e-ktp dan sebaliknya yang belum buat perekaman kami tidak layani pembuatan e-ktp.”pungkasnya.

Adanya surat edaran mentri dalam negri terkait  administrasi kependudukan berdasarkan UU No.24 tahun 2013, tentang perubahan UU No.23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan dan peraturan presiden No.112 tahun 2013 tentang perubahan peraturan presiden No. 26 tahun 2009 tentang penerapan kartu tanda penduduk berbasis NIK.
   Sehubungan batas waktu Ktp-e yang semulanya 5 tahun diubah menjadi seumur hidup Stesel Aktif yang semula aktif adalah penduduk diubah yang aktif adalah pemerintah,Ktp-e yang selama ini berpusat dijakarta di serahkan kepada daerah,penertiban akta kelahiran yang pelaporannya melebihi batas 1 tahun dan ditetapkan pengadilan negri diubah dengan keputusan kepala dinas capil, termasuk pencatatan kematian, pengurusan penertiban dokumen kependudukan tidak dipungut biaya.
Ditambahkanya bahwa Perubahan utama yang diatur dalam peraturan presiden No. 112 tahun 2013, antara lain ktp non elektronik ktp biasa yang sebelumnya berlaku sampai 31 desember 2013 sebagaimana yang diamanatkan dalam peraturan presiden No.126 tahun 2012 diperpanjang masa berlakunya sampai dengan tanggal 31 desember 2014 dengan peraturan presiden No. 112 tahun 2013, pertimbangan utama perpanjangan masa berlaku ktp non elektronik tersebut adalah Akhir tahun 2013 dari 191 juta penduduk yang berpotensi memiliki e-ktp masih terdapat 19 juta belum memungkinkan punya e-ktp pelaksanaan percetakan di serahkan kepada kabupaten/kota, apabila masa berlakunya ktp non elektyronik tidak di perpanjang, maka sekitar 19 juta penduduk tidak memiliki kartu identitas.
    Dengan  adanya perpanjangan masa berlaku ktp non elektronik dimaksudkan, mengantisipasi semua warga indonesia yang berhak memilih bisa menggunakan hak pilihnya walau tidak tercantum dalam DPT.”tutupnya. 

    Cari Berita

    Pengumuman

    Perubahan Penetapan Hari Libur dan Cuti Bersama dalam Rangka Hari Raya Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019

    SURAT EDARAN GUBERNUR PAPUA tentang Hari Libur Resmi dalam rangka menyongsong Hari Wafat Isa Almasih (Jumat Agung) dan Perayaan Paskah Tahun 2018

    Surat Edaran tentang Hari Libur dan Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah 2017

    Surat Edaran Gubernur Papua Terkait Libur Hari Raya Nyepi

    Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017 tambah 3 hari

    top