Pasca Penembakan, Bupati Jayawijaya Sampaikan Permohonan Maaf Kepada Wisatawan dan Masyarakat
WAMENA - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya recara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh wisatawan dan pengunjung, atas insiden penembakan yang dilakukan oleh orang tak di kenal (OTK) di hari terakhir saat berlangsungnya Festival Budaya Lembah Baliem di lapangan Welesi, Kabupaten Jayawijaya-Provinsi Papua Pegunungan, pada Sabtu (8/8/2026).
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh wisatawan mancanegara, domestik, dan seluruh masyarakat atas ketidaknyamanan selama kegiatan festival berlangsung,” ungkap Athenius Murip kepada media di Wamena, Senin (10/8/2026).

Athenius Murip, Bupati Jayawijaya
Foto : Istimewa
Pemerintah kabupaten Jayawijaya berjanji akan melakukan perbaikan secara menyeluruh, sehingga kejadian tersebut tidak terulang.
Sementara untuk kedua korban luka dalam insiden itu kata Bupati Jayawijaya kini tengah mendapatkan penanganan intensif di RSUD Wamena.
“Pemerintah daerah bersama pihak kepolisian dan pihak terkait saat ini dalam proses penyelidikan secara menyeluruh terkait insiden ini,” tegasnya.
Atas nama pemerintah Jayawijaya dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang, dan tidak mudah terprovokasi, serta tidak ikut menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya.
Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kedamaian di Jayawijaya.
“Saya mengajak kepada kita semua, mari kita jaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kita masing-masing, sehingga kabupaten Jayawijaya tetap kondusif.” (Vina Rumbewas/Martina Matuan)