Bupati Jayawijaya Pimpin Apel Pengecekan 825 CPNS Formasi 2024, Donor Darah Menjadi Awal Pengabdian ASN
WAMENA – Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, S.H., M.H., memimpin apel perdana sekaligus pengecekan kehadiran 825 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 di Halaman Kantor Bupati Jayawijaya, Selasa (21/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tahapan akhir sebelum penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada para CPNS yang dijadwalkan dalam satu hingga dua hari ke depan.
Dalam arahannya, Bupati Atenius Murip menyampaikan bahwa seluruh CPNS yang akan diangkat merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Jayawijaya dan Provinsi Papua Pegunungan yang telah dinyatakan lulus setelah mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai ketentuan pemerintah.

Bupati Jayawijaya saat memberikan arahan pada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2024 di Halaman Kantor Bupati Jayawijaya.
Foto : Media Pemda Jayawijaya
“Sebanyak 825 CPNS ini telah melalui proses seleksi secara bertahap sesuai bidang dan formasi masing-masing, mulai dari tingkat daerah hingga proses verifikasi di tingkat pusat oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Setelah melalui seluruh proses tersebut, mereka akan segera menerima Surat Keputusan pengangkatan,” ujar Bupati.
Bupati menjelaskan bahwa berdasarkan hasil apel pengecekan, sekitar 700 peserta hadir, sementara sebagian lainnya belum mengikuti apel karena masih berada di luar daerah maupun alasan lainnya. Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memberikan kesempatan kepada CPNS yang belum hadir untuk mengikuti pengecekan ulang yang dijadwalkan pada 23–24 Juli 2026.
“Kami ingin memastikan seluruh CPNS yang akan menerima SK benar-benar terdata dan mengikuti proses administrasi dengan baik. Oleh karena itu, bagi yang belum hadir akan diberikan kesempatan untuk mengikuti pengecekan kembali sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memperkenalkan kebijakan baru bagi CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, yakni mengawali masa pengabdian sebagai aparatur sipil negara dengan mengikuti kegiatan donor darah.
Menurutnya, donor darah merupakan bentuk kepedulian sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus berdampak positif bagi kesehatan pendonor. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi budaya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya.
“Kami ingin membangun budaya baru di kalangan ASN, Para CPNS yang akan diangkat mengawali pengabdiannya dengan mendonorkan darah. Ke depan, kami berharap kegiatan donor darah dapat dilakukan secara rutin, minimal dua kali dalam setahun. Selain menyehatkan tubuh, donor darah juga menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama, terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit yang masih sering mengalami kekurangan stok,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa budaya donor darah tidak hanya ditujukan kepada CPNS, tetapi diharapkan menjadi gerakan bersama yang diikuti oleh seluruh aparatur sipil negara dan masyarakat sebagai wujud solidaritas kemanusiaan.
Mengakhiri arahannya, Bupati Atenius Murip berharap seluruh CPNS yang segera menerima SK dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh integritas, disiplin, serta profesionalisme di organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai penempatan masing-masing.
“Keberadaan CPNS yang baru diharapkan mampu memperkuat kinerja pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Seluruh ASN harus bekerja dengan semangat pengabdian demi mewujudkan motto Kabupaten Jayawijaya, “Yogotak Hubuluk Motok Hanorogo, Hari Esok Harus Lebih Baik.’”(Fransiska/Martina)